Untitled design (6)

Kelompok Kerja Ketahanan Pangan di Komunitas Daerah Terpencil

     Nutrisi yang baik sangat penting untuk kesehatan yang baik dan masa depan yang kuat. Ketahanan pangan berarti memiliki akses ke berbagai makanan, minuman dan kebutuhan pokok lainnya yang terjangkau, aman dan memenuhi kebutuhan gizi dan budaya rumah tangga. Program Pemerintah Nasional tentang memutus kesenjangan pangan, memotivasi KN-LWF Indonesia untuk mengubah cara bekerja untuk berbagi pengambilan keputusan dan bermitra dengan penduduk asli Mentawai untuk meningkatkan hasil pangan. Ketahanan pangan memiliki kaitan langsung dengan memutus kesenjangan baik dari segi kesehatan, pendidikan dan pekerjaan. Mahalnya harga makanan dan belanja di lingkungan masyarakat terpencil umumnya disebabkan oleh dua faktor utama: rendahnya daya beli komersial dari pemasok terpencil; dan biaya operasional yang lebih tinggi, termasuk biaya pengiriman. Harga dan ketersediaan pangan di masyarakat terpencil semakin melebar sejalan dengan tren pasar nasional yang terkena dampak pandemi COVID-19, gangguan rantai pasokan, cuaca buruk, dan kenaikan harga bahan bakar. Melalui Strategi memajukan masyarakat daerah terpencil, KN-LWF Indonesia menyediakan program bagi komunitas masyarakat dan usaha untuk proyek berbasis pertanian guna meningkatkan hasil gizi masyarakat.
     Melalui Kelompok Kerja Ketahanan Pangan daerah terpencil Mentawai, KN-LWF Indonesia bekerja sama dengan pemerintah setempat, pengecer, dan distributor untukmemastikan penduduk komunitas yang terpencil memiliki akses ke kebutuhan pokok yang mereka butuhkan.

Recent posts

Youth Doing Ministry

Youth Doing Ministry      Seorang pemudi (Julie Gerrish) yang mengikuti program internship dari ELCA, melakukan kunjungan ke Indonesia. Pada Selasa, 28 Februari 2023, Miss Julie

Read More »

APIIS/PIC Indonesia Training

APIIS/PIC Indonesia Training Pada 24 Februari 2023, telah diadakan pelatihan oleh APIIS/PIC Indonesia di Kantor Komite Nasional LWF Indonesia dengan 3 topik penting bagi pelayanan

Read More »